Selasa, 15 April 2014

5 Rahasia Puasa Bulan Ramadhan

5 Rahasia Puasa Bulan Ramadhan - Sebagai muslim yang sejati, kedatangan dan kehadiran Ramadhan yang mulia pada tahun ini merupakan sesuatu yang amat membahagiakan dan sangat ditunggu. Betapa tidak, dengan menunaikan ibadah Ramadhan, banyak amalan, kedahsyatan dan manfaat yang akan kita peroleh, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak.


Disinilah letak pentingnya bagi kita untuk membuka tabir rahasia puasa sebagai salah satu bagian terpenting dari ibadah Ramadhan.

Dr. Yusuf Qardhawi dalam kitabnya Al Ibadah Fil Islam mengungkapkan ada lima rahasia puasa yang bisa kita buka untuk selanjutnya bisa kita rasakan kenikmatannya dalam ibadah Ramadhan.

Menguatkan Jiwa. Dalam hidup hidup, tak sedikit kita dapati manusia yang didominasi oleh hawa nafsunya, lalu manusia itu menuruti apapun yang menjadi keinginannya meskipun keinginan itu merupakan sesuatu yang bathil dan mengganggu serta merugikan orang lain. Karenanya, di dalam Islam ada perintah untuk memerangi hawa nafsu dalam arti berusaha untuk bisa mengendalikannya, bukan membunuh nafsu yang membuat kita tidak mempunyai keinginan terhadap sesuatu yang bersifat duniawi. Manakala dalam peperangan ini manusia mengalami kekalahan, malapetaka besar akan terjadi karena manusia yang kalah dalam perang melawan hawa nafsu itu akan mengalihkan penuhanan dari kepada Allah Swt sebagai Tuhan yang benar kepada hawa nafsu yang cenderung mengarahkan manusia pada kesesatan. Allah memerintahkan kita memperhatikan masalah ini dalam firman-Nya yang artinya: Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya (QS 45:23).

Dengan ibadah puasa, maka manusia akan berhasil mengendalikan hawa nafsunya yang membuat jiwanya menjadi kuat, bahkan dengan demikian, manusia akan memperoleh derajat yang tinggi seperti layaknya malaikat yang suci dan ini akan membuatnya mampu mengetuk dan membuka pintu-pintu langit hingga segala do’anya dikabulkan oleh Allah Swt, Rasulullah Saw bersabda yang artinya:

Ada tiga golongan orang yang tidak ditolak do’a mereka: orang yang berpuasa hingga berbuka, pemimpin yang adil dan do’a orang yang dizalimi (HR. Tirmidzi).

Mendidik Kemauan. Puasa mendidik seseorang untuk memiliki kemauan yang sungguh-sungguh dalam kebaikan, meskipun untuk melaksanakan kebaikan itu terhalang oleh berbagai kendala. Puasa yang baik akan membuat seseorang terus mempertahankan keinginannya yang baik, meskipun peluang untuk menyimpang begitu besar. Karena itu, Rasulullah Saw menyatakan: Puasa itu setengah dari kesabaran. Dalam kaitan ini, maka puasa akan membuat kekuatan rohani seorang muslim semakin prima. Kekuatan rohani yang prima akan membuat seseorang tidak akan lupa diri meskipun telah mencapai keberhasilan atau kenikmatan duniawi yang sangat besar, dan kekuatan rohani juga akan membuat seorang muslim tidak akan berputus asa meskipun penderitaan yang dialami sangat sulit.

Menyehatkan Badan. Disamping kesehatan dan kekuatan rohani, puasa yang baik dan benar juga akan memberikan pengaruh positif berupa kesehatan jasmani. Hal ini tidak hanya dinyatakan oleh Rasulullah Saw, tetapi juga sudah dibuktikan oleh para dokter atau ahli-ahli kesehatan dunia yang membuat kita tidak perlu meragukannya lagi. Mereka berkesimpulan bahwa pada saat-saat tertentu, perut memang harus diistirahatkan dari bekerja memproses makanan yang masuk sebagaimana juga mesin harus diistirahatkan, apalagi di dalam Islam, isi perut kita memang harus dibagi menjadi tiga, sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk air dan sepertiga untuk udara.

Mengenal Nilai Kenikmatan. Dalam hidup ini, sebenarnya sudah begitu banyak kenikmatan yang Allah berikan kepada manusia, tapi banyak pula manusia yang tidak pandai mensyukurinya. Dapat satu tidak terasa nikmat karena menginginkan dua, dapat dua tidak terasa nikmat karena menginginkan tiga dan begitulah seterusnya. Padahal kalau manusia mau memperhatikan dan merenungi, apa yang diperolehnya sebenarnya sudah sangat menyenangkan karena begitu banyak orang yang memperoleh sesuatu tidak lebih banyak atau tidak lebih mudah dari apa yang kita peroleh. Maka dengan puasa, manusia bukan hanya disuruh memperhatikan dan merenungi tentang kenikmatan yang sudah diperolehnya, tapi juga disuruh merasakan langsung betapa besar sebenarnya nikmat yang Allah berikan kepada kita. Hal ini karena baru beberapa jam saja kita tidak makan dan minum sudah terasa betul penderitaan yang kita alami, dan pada saat kita berbuka puasa, terasa betul besarnya nikmat dari Allah meskipun hanya berupa sebiji kurma atau seteguk air. Disinilah letak pentingnya ibadah puasa guna mendidik kita untuk menyadari tinggi nilai kenikmatan yang Allah berikan agar kita selanjutnya menjadi orang yang pandai bersyukur dan tidak mengecilkan arti kenikmatan dari Allah meskipun dari segi jumlah memang sedikit dan kecil. Rasa syukur memang akan membuat nikmat itu bertambah banyak, baik dari segi jumlah atau paling tidak dari segi rasanya, Allah berfirman yang artinya: Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasati Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih (QS 14:7).

Mengingat dan Merasakan Penderitaan Orang Lain. Merasakan lapar dan haus juga memberikan pengalaman kepada kita bagaimana beratnya penderitaan yang dirasakan orang lain. Sebab pengalaman lapar dan haus yang kita rasakan akan segera berakhir hanya dengan beberapa jam, sementara penderitaan orang lain entah kapan akan berakhir. Dari sini, semestinya puasa akan menumbuhkan dan memantapkan rasa solidaritas kita kepada kaum muslimin lainnya yang mengalami penderitaan yang hingga kini masih belum teratasi, seperti penderitaan saudara-saudara kita di Ambon atau Maluku, Aceh dan di berbagai wilayah lain di Tanah Air serta yang terjadi di berbagai belahan dunia lainnya seperti di Chechnya, Kosovo, Irak, Palestina dan sebagainya. Oleh karena itu, sebagai simbol dari rasa solidaritas itu, sebelum Ramadhan berakhir, kita diwajibkan untuk menunaikan zakat agar dengan demikian setahap demi setahap kita bisa mengatasi persoalan-persoalan umat yang menderita. Bahkan zakat itu tidak hanya bagi kepentingan orang yang miskin dan menderita, pi juga bagi kita yang mengeluarkannya agar dengan demikian, hilang kekotoran jiwa kita yang berkaitan dengan harta seperti gila harta, kikir dan sebagainya. Allah berfirman yang artinya: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendo’alah untuk mereka. Sesungguhnya do’a kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (QS 9:103).

Karena rahasia puasa merupakan sesuatu yang amat penting bagi kita, maka sudah sepantasnyalah kalau kita harus menyambut kedatangan Ramadhan tahun ini dengan penuh rasa gembira sehingga kegembiraan kita ini akan membuat kita bisa melaksanakan ibadah Ramadhan nanti dengan ringan meskipun sebenarnya ibadah Ramadhan itu berat.

Kegembiraan terhadap datangnya bulan Ramadhan harus kita tunjukkan dengan berupaya semaksimal mungkin memanfaatkan Ramadhan tahun sebagai momentum untuk mentarbiyyah (mendidik) diri, keluarga dan masyarakat kearah pengokohan atau pemantapan taqwa kepada Allah Swt, sesuatu yang memang amat kita perlukan bagi upaya meraih keberkahan dari Allah Swt bagi bangsa kita yang hingga kini masih menghadapi berbagai macam persoalan besar. Kita tentu harus prihatin akan kondisi bangsa kita yang sedang mengalami krisis, krisis yang seharusnya diatasi dengan memantapkan iman dan taqwa, tapi malah dengan menggunakan cara sendiri-sendiri yang akhirnya malah memicu pertentangan dan perpecahan yang justeru menjauhkan kita dari rahmat dan keberkahan dari Allah Swt.

source: korananakindonesia.wordpress.com


sekian dan semoga bermanfaat ^_^

Senin, 14 April 2014

Cara Sehat Menggemukan Badan

Cara Sehat Menggemukan Badan - Mungkin biasanya banyak orang yang ingin menurunkan berat badan. Tapi, ternyata ada juga lho yang sulit untuk menaikkan berat badan meskipun hanya 1 kilogram saja! Berbagai cara udah dicoba, dari mulai banyak makan sampai minum suplemen atau susu khusus untuk menambah berat badan.

Terkadang, bukan caranya yang salah, tapi memang kondisi badan kita yang kurang sehat, sehingga sulit sekali untuk menaikkan berat badan. Bukan hanya orang gemuk yang perlu waspada akan kesehatan, tapi orang yang kurus pun begitu, karena rentan mengalami kurang gizi dan kurang nutrisi.

Program menaikkan berat badan bisa dimulai dengan mencukupi asupan kalori. Anda memerlukan kalori lebih daripada yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga berat ideal. Sumber kalori sehat berasal dari minyak zaitun, almond, kentang, jagung juga keju.

Anda juga harus memenuhi kebutuhan nutrisi. Ada enam nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi dengan baik, di antaranya:

Karbohidrat

Tubuh memerlukan karbohidrat sebagai sumber energi. Jika ingin menaikkan berat, Anda harus mengonsumsi cukup karbohidrat. Sumber karbohidrat yang baik berasal dari buah, sayuran dan gandum utuh. Minuman bersoda, cappuccino dan sari buah memang mengandung banyak gula dan membuat Anda cepat gemuk, tapi tidak sehat. Konsumsilah minuman sehat seperti jus jeruk, jambu, mangga atau smoothie sayuran. Karbohidrat sehat juga bisa didapat dari nasi merah dan sereal. Gandum utuh merupakan sumber serat dan nutrisi. Makanlah saat sarapan atau di sela-sela jam makan sebagai camilan. Tapi pilih yang bebas atau mengandung sedikit gula.

Protein

Tubuh Anda perlu protein untuk pembentukan otot, stuktur organ dan menjaga fungsi sistem imun tubuh. Protein juga diperlukan untuk memproduksi hormon dan zat kimawi pada otak yang disebut neurotransmitter. Anda perlu cermat memilih sumber protein sehat, misalnya dari daging ikan, ayam dan kacang-kacangan. Boleh saja mengonsumsi daging merah, tapi sebaiknya batasi hanya dua kali seminggu. Pilihlah daging potong segar dan hindari yang olahan seperti sosis, bolognaise atau daging burger.

Lemak

Lemak diperlukan tubuh sebagai cadangan energi, menjaga kesehatan rambut, kulit dan fungsi saraf. Dan, tentu saja, berkontribusi pada penambahan berat badan. Tapi Anda harus cermat, konsumsilah lemak sehat seperti asam lemak tak jenuh ganda, omega-3 dan omega-6.

Omega-3 berasal dari ikan, makanan laut dan kacang kenari. Sementara omega-6 bisa didapat dari minyak sayur, misalnya minyak biji matahari, minyak kelapa dan minyak jagung. Tapi ingat, jangan konsumsi terlalu berlebihan karena bisa mengganggu keseimbangan sistem metamolisme tubuh. Selain asam lemak tak jenuh ganda, Anda juga memerlukan asam lemak tak jenuh tunggal yang terdapat pada minyak zaitun. Lemak jenis ini akan membantu sistem pembuluh darah tetap sehat.

Vitamin

Konsumsi sayur dan buah beraneka warna supaya kebutuhan vitamin Anda terpenuhi. Foodlovers bisa mengombinasikan beberapa sayur dan buah dalam sehari. Pada dasarnya, hampir semua buah mengandung vitamin mulai dari vitamin A, C, E, D, B, K, dan sebagainya.

Mineral

Kalsium, zat besi, seng, fosfor, iodin, natrium, kalium, dan fluorin merupakan jenis mineral yang diperlukan tubuh. Jenis-jenis mineral ini masing-masing berfungsi membentuk serta menjaga kepadatan tulang dan gigi, membentuk hemoglobin dalam darah, hormon tiroksin, mengatur kelancaran kerja otot, dan masih banyak lagi fungsi lainnya. Hampir semua bahan makan mengandung mineral, misalnya buah, sayur, kacang-kacangan, daging merah, garam dapur, susu dan keju.

Air

Sudah jelas, air merupakan sumber yang sangat penting bagi tubuh. Air berkhasiat melunturkan racun dalam tubuh, melancarkan sistem pencernaan, menjaga kelembaban kulit, menjaga kesehatan ginjal, dan sebagainya. Minumlah air sedikitnya 2 liter atau delapan gelas per hari.

Keutamaan dan Manfaat Membaca Shalawat

Keutamaan dan Manfaat Membaca Shalawat - Postingan berikut ini berkaitan dengan Islam. Ada banyak riwayat yang menyebutkan betapa besar manfaat dari membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Beberapa keutamaan dan manfaat yang kita dapatkan ketika membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW adalah sebagai berikut (dikutip dari majlisdzikrullahpekojan.org, Umat Akhir Zaman,” Muhammad bin Alwi Al Maliki, Penerbit: Iqra Kurnia Gemilang):

Shalawat adalah serupa dengan perintah Allah Swt.
  1. Bersamaan dengan Allah Swt ketika kita bershalawat. Sedangkan jika shalawat kita berbeda. Shalawat kita adalah doa dan permohonan. Sedangkan shalawat Allah Swt adalah keagungan dan kemuliaan.
  2. Malaikat pun ikut shalawat didalamnya.
  3. Allah akan memberikan balasan sepuluh, jika orang tersebut mengucapkan shalawat sekali.
  4. Shalawat mengangkat sepuluh derajat.
  5. Dituliskan sepuluh kebaikan.
  6. Shalawat menghapus sepuluh keburukan.
  7. Shalawat akan mendatangkan pengijabahan atas doanya. Jika shalawat didahulukan maka akan menghantar kepada Allah Swt. Sedangkan jika tidak diucapkan ketika berdoa, maka doa tersebut akan menggantung antara langit dan bumi.
  8. Penyebab syafaat Nabi, jika ia meminta perantaraan ataupun meninggalkannya.
  9. Penyebab diampunkannya dosa.
  10. Penyebab untuk dicukupkannya kesedihan oleh Allah Swt kepada hamba-Nya.
  11. Penyebab kedekatan seorang hamba kepada Rasulullah Saw di hari Kiamat.
  12. Menempatkan kedudukan sedekah pada yang sepuluh.
  13. Penyebab ditunaikannya kebutuhan.
  14. Penyebab Allah dan para malaikat bershalawat kepadanya.
  15. Shalawat adalah bentuk zakat bagi orang yang bershalawat dan merupakan penyuci baginya.
  16. Penyebab datangnya kabar gembira bagi si pelakunya dengan surga sebelum ia mati.
  17. Penyebab diselamatkannya si pelaku dari keadaan hari Kiamat.
  18. Penyebab menjawabnya Nabi Saw (atas shalawat yang dilantunkannya).
  19. Penyebab pengingat dari sesuatu yang ia lupakan.
  20. Penyebab baiknya sebuah majelis, juga tidak akan merugikan seseorang yang termasuk ahli didalamnya.
  21. Penyebab menolak kefakiran.
  22. Menolak kepada pelakunya nama bakhil jika ia membalas orang mengucap shalawat atas Nabi Saw.
  23. Penyebab kesuksesan doa jika disebutkan diawal doa atau pun dibelakangnya jika ia lupa bershalawat kepada Nabi Saw.
  24. Shalawat akan mengantar pada jalan surga, serta seseorang akan meninggalkan jalan itu karena sebab meninggalkan shalawat.
  25. Menyelamatkan dari fitnah di sebuah majelis yang tidak berdzikir kepada Allah dan Rasul-Nya, atau tidak memuji dan mengagungkan-Nya, dan bershalawat kepada Rasul-Nya.
  26. Merupakan kesempurnaan bicara yang diawali denhan Hamdallah (memuji Allah) lalu shalawat kepada Rasul-Nya.
  27. Berlimpahnya cahaya seorang hamba ketika berada di Shirath.
  28. Shalawat akan mengeluarkan seorang hamba dari kehilangan.
  29. Penyebab akan ketetapan Allah Swt dalam mengagungkan kebaikan bagi orang yang bershalawat kepadanya antara penduduk langit dan bumi. Karena orang yang bershalawat adalah menuntut kepada Allah agar kiranya Allah mengagungkan kepada Rasul-Nya, memuliakan, dan menghormatinya. Ini merupakan bagian dari amal, maka adalah harus bagi orang yang shalawat bagian seperti itu.
  30. Penyebab keberkahan, baik pekerjaan ataupun usianya
  31. Penyebab untuk menggapai rahmat Allah, karena rahmat adalah makna dari shalawat.
  32. Penyebab kekalnya kasih sayang kepada Nabi Saw, dengan cara menambah atau melipat-gandakannya. Ini merupkan bentuk ikatan iman yang tidak akan sempurna bila tidak ada shalawat didalamnya. Karena ketika ia memperbanyak dalam mengingat yang ia cintai dan menghadirkannya dalam hati, serta memperindah dalam menghadirinya. Maka itu adalah bentuk cinta yang penuh dan semakin berlipat cintanya dan semakin bertambah rasa rindunya. Jika semakin penuh rasa rindunya, merupakan kebiasaan jika seseorang mencintai sesuatu, maka pasti ia sangat menginginkan untuk melihatnya. Sedangkan jika ia merasa cinta, maka akan semakin kuat ia mengingatnya. Sehingga lisan senantiasa memuji dan mengagungkan yang dicintainya. Sehingga ia akan terus menggandakan dan menambahkan keindahan dalam tiap kata ketika mengingatnya.
  33. Penyebab rasa cinta Nabi Saw kepada seorang hamba.
  34. Penyebab mendapatkan hidayah dari Allah, serta penyebab hidupnya hati.
  35. Penyebab dikembalikannya nama orang yang bershalawat oleh Nabi Saw 9Nabi Saw menjawab shalawat dan ucapan salam orang tersebut). Sebagaimana sabda Rasulullah Saw, “Sesungguhnya shalawat kalian akan disampaikan kepadaku. Kemudian sabdanya pula, “Sesungguhnya Allah mewakilkan atas kuburku malaikat yang senantiasa menyampaikan nama umatku yang mengucapkan salam kepadaku.”
  36. Penyebab tetapnya kedua kaki ketika berada di Shirath.
  37. Bershalawat merupakan menunaikan sedikit daripada hak Nabi Saw, serta merupakan perlambang dari rasa syukur atas diturunkannya, yang merupakan bentuk dari nikmat Allah yang dianugerahkan kepada kita.
  38. Bershalawat adalah gabungan antara shalawat dan dzikir kepada Allah, serta bersyukur kepada Allah. Bershalawat juga merupakan bentuk pengetahuan akan nikmat yang diberikan kepada hamba-Nya dengan bentuk mengutus Nabi Saw.

Dengan keutamaan dan manfaat yang sangat banyak itu, sudah saatnya kita untuk mencintai Rasululloh dengan sepenuh hati, shalawat adalah salah satu perwujudan cinta kita kepada beliau.

Cintailah Allah dan Nabi Muhammad melebihi cintamu kepada dunia dan seisinya.

Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad Wa Ala Ali Sayyidina Muhammad.

sumber: www.teguhsantoso.com